BENGKULU – Ribuan anak Raudhatul Athfal (RA) bersama orang tua dan dewan guru mengikuti Jalan Sehat Merah Putih yang digelar Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID) Provinsi Bengkulu di Sport Center Kota Bengkulu, Sabtu (8/8/2026).
Kegiatan tersebut digelar dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia. Selain jalan sehat, kegiatan juga dirangkaikan dengan senam massal serta pembagian ratusan doorprize bagi peserta.
Dalam sambutannya, Ketua KPID Provinsi Bengkulu, Tedi Cahyono, mengatakan kegiatan tersebut digagas bersama Kelompok Kerja Guru (KKG) RA Kementerian Agama Kota Bengkulu. Meski dilaksanakan tanpa anggaran khusus, kegiatan dapat terlaksana melalui kolaborasi dan dukungan berbagai pihak.
Ia menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Pemerintah Provinsi Bengkulu, Pemerintah Kota Bengkulu, Kementerian Agama Kota Bengkulu, Bank Bengkulu, serta para sponsor dan pihak lainnya yang telah memberikan dukungan terhadap kegiatan tersebut.
“Tanpa dukungan semua pihak, tentu mustahil kegiatan ini bisa terlaksana. Ini menjadi bukti bahwa dengan kolaborasi dan semangat gotong royong, kegiatan positif untuk masyarakat tetap bisa kita laksanakan,” ujarnya.
Menurut Tedi, Jalan Sehat Merah Putih tidak hanya bertujuan mengajak anak-anak berolahraga dan menerapkan pola hidup sehat. Kegiatan tersebut juga menjadi momentum untuk mempererat kedekatan antara orang tua dan anak.
Hal ini dinilai penting di tengah perkembangan teknologi digital yang semakin pesat. Anak-anak saat ini semakin dekat dengan gawai dan berbagai platform digital sehingga membutuhkan pendampingan orang tua.
“Kita ingin menghadirkan ruang bagi orang tua dan anak untuk bersama-sama beraktivitas. Saat ini pendampingan orang tua terhadap anak sangat penting, supaya anak-anak tidak terpapar konten-konten negatif di media sosial,” jelasnya.
Sementara itu, Wali Kota Bengkulu yang diwakili Asisten I Pemerintah Kota Bengkulu, Alex Pebriansyah, mengapresiasi kolaborasi KPID Bengkulu bersama KKG RA Kemenag Kota Bengkulu dalam menggelar jalan sehat dan senam massal tersebut.
Menurutnya, kegiatan yang melibatkan anak-anak, orang tua dan guru seperti ini penting untuk terus dilaksanakan. Selain mendorong pola hidup sehat, kegiatan tersebut juga dapat menjadi ruang interaksi masyarakat sekaligus mendukung pelaku Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM).
“Kegiatan seperti ini sangat baik dan penting untuk terus dilaksanakan. Apalagi kegiatan ini juga menghadirkan UMKM, sehingga selain memberikan manfaat bagi kesehatan, juga memberikan dampak positif bagi masyarakat,” ujarnya.
Senada, Kepala Kementerian Agama Kota Bengkulu, Nopian Gustari, berharap kolaborasi antara KPID Bengkulu, KKG RA dan berbagai pihak lainnya dapat terus terjalin dalam menghadirkan kegiatan-kegiatan positif bagi masyarakat.
Ia menilai keterbatasan anggaran tidak seharusnya menjadi penghalang untuk melaksanakan kegiatan yang memberikan manfaat bagi masyarakat.
“Efisiensi anggaran tidak boleh menjadi halangan untuk terus melakukan kegiatan positif yang bermanfaat bagi masyarakat. Justru melalui kolaborasi seperti ini, kegiatan dapat tetap berjalan dan memberikan manfaat yang lebih luas,” kata Nopian.
Jalan Sehat Merah Putih dimulai sekitar pukul 06.00 WIB. Ribuan peserta yang terdiri dari murid RA, wali murid dan dewan guru tampak antusias mengikuti rangkaian kegiatan.
Usai jalan sehat, peserta mengikuti senam massal yang kemudian dilanjutkan dengan pembagian doorprize. Beragam hadiah disiapkan bagi peserta, mulai dari sepeda, televisi, rice cooker hingga ratusan hadiah menarik lainnya.
Selain menghadirkan UMKM, panitia juga menyiapkan stand untuk Cek Kesehatan Gratis (CKG), donor darah dan pembagian sembako gratis.
Kegiatan tersebut digelar dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia. Selain jalan sehat, kegiatan juga dirangkaikan dengan senam massal serta pembagian ratusan doorprize bagi peserta.
Dalam sambutannya, Ketua KPID Provinsi Bengkulu, Tedi Cahyono, mengatakan kegiatan tersebut digagas bersama Kelompok Kerja Guru (KKG) RA Kementerian Agama Kota Bengkulu. Meski dilaksanakan tanpa anggaran khusus, kegiatan dapat terlaksana melalui kolaborasi dan dukungan berbagai pihak.
Ia menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Pemerintah Provinsi Bengkulu, Pemerintah Kota Bengkulu, Kementerian Agama Kota Bengkulu, Bank Bengkulu, serta para sponsor dan pihak lainnya yang telah memberikan dukungan terhadap kegiatan tersebut.
“Tanpa dukungan semua pihak, tentu mustahil kegiatan ini bisa terlaksana. Ini menjadi bukti bahwa dengan kolaborasi dan semangat gotong royong, kegiatan positif untuk masyarakat tetap bisa kita laksanakan,” ujarnya.
Menurut Tedi, Jalan Sehat Merah Putih tidak hanya bertujuan mengajak anak-anak berolahraga dan menerapkan pola hidup sehat. Kegiatan tersebut juga menjadi momentum untuk mempererat kedekatan antara orang tua dan anak.
Hal ini dinilai penting di tengah perkembangan teknologi digital yang semakin pesat. Anak-anak saat ini semakin dekat dengan gawai dan berbagai platform digital sehingga membutuhkan pendampingan orang tua.
“Kita ingin menghadirkan ruang bagi orang tua dan anak untuk bersama-sama beraktivitas. Saat ini pendampingan orang tua terhadap anak sangat penting, supaya anak-anak tidak terpapar konten-konten negatif di media sosial,” jelasnya.
Sementara itu, Wali Kota Bengkulu yang diwakili Asisten I Pemerintah Kota Bengkulu, Alex Pebriansyah, mengapresiasi kolaborasi KPID Bengkulu bersama KKG RA Kemenag Kota Bengkulu dalam menggelar jalan sehat dan senam massal tersebut.
Menurutnya, kegiatan yang melibatkan anak-anak, orang tua dan guru seperti ini penting untuk terus dilaksanakan. Selain mendorong pola hidup sehat, kegiatan tersebut juga dapat menjadi ruang interaksi masyarakat sekaligus mendukung pelaku Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM).
“Kegiatan seperti ini sangat baik dan penting untuk terus dilaksanakan. Apalagi kegiatan ini juga menghadirkan UMKM, sehingga selain memberikan manfaat bagi kesehatan, juga memberikan dampak positif bagi masyarakat,” ujarnya.
Senada, Kepala Kementerian Agama Kota Bengkulu, Nopian Gustari, berharap kolaborasi antara KPID Bengkulu, KKG RA dan berbagai pihak lainnya dapat terus terjalin dalam menghadirkan kegiatan-kegiatan positif bagi masyarakat.
Ia menilai keterbatasan anggaran tidak seharusnya menjadi penghalang untuk melaksanakan kegiatan yang memberikan manfaat bagi masyarakat.
“Efisiensi anggaran tidak boleh menjadi halangan untuk terus melakukan kegiatan positif yang bermanfaat bagi masyarakat. Justru melalui kolaborasi seperti ini, kegiatan dapat tetap berjalan dan memberikan manfaat yang lebih luas,” kata Nopian.
Jalan Sehat Merah Putih dimulai sekitar pukul 06.00 WIB. Ribuan peserta yang terdiri dari murid RA, wali murid dan dewan guru tampak antusias mengikuti rangkaian kegiatan.
Usai jalan sehat, peserta mengikuti senam massal yang kemudian dilanjutkan dengan pembagian doorprize. Beragam hadiah disiapkan bagi peserta, mulai dari sepeda, televisi, rice cooker hingga ratusan hadiah menarik lainnya.
Selain menghadirkan UMKM, panitia juga menyiapkan stand untuk Cek Kesehatan Gratis (CKG), donor darah dan pembagian sembako gratis.
KPID Gelar Jalan Sehat Merah Putih, Jadi Wadah Dekatkan Orang Tua & Anak
By Admin
BENGKULU - Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID) Provinsi Bengkulu bekerja sama dengan Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kota Bengkulu menggelar lomba mewarnai dan lomba tari bagi anak-anak Raudhatul Athfal (RA), Kamis (6/8), di Gedung Serba Guna (GSG) Pemerintah Provinsi Bengkulu.
Kegiatan yang merupakan rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia tersebut diikuti 300 peserta lomba mewarnai dan 12 grup lomba tari dari berbagai RA di Kota Bengkulu.
Ketua KPID Provinsi Bengkulu, Tedi Cahyono, mengatakan kegiatan ini menjadi bagian dari upaya menghadirkan ruang yang positif bagi anak-anak melalui aktivitas edukatif, kreatif, dan bernilai kebangsaan.
“Melalui kegiatan ini, kami ingin menanamkan semangat cinta Tanah Air sejak usia dini. Anak-anak tidak hanya diajak berkreasi melalui seni dan mewarnai, tetapi juga merasakan kegembiraan dalam menyambut Hari Kemerdekaan Republik Indonesia,” ujar Tedi.
Ia menjelaskan, rangkaian kegiatan HUT RI yang diselenggarakan KPID Bengkulu masih akan berlanjut dengan Jalan Sehat Anak RA Merah Putih yang akan digelar di Sport Center Kota Bengkulu pada 8 Agustus 2026.
“Kami menargetkan sekitar 2.000 peserta yang terdiri dari anak-anak RA, guru, dan orang tua akan mengikuti jalan sehat tersebut. Kami berharap kegiatan ini menjadi momentum mempererat kebersamaan sekaligus menumbuhkan semangat nasionalisme sejak dini,” tambahnya.
Sementara itu, Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Bengkulu, Nopian Gustari, mengapresiasi kolaborasi yang dibangun KPID Bengkulu dalam menghadirkan kegiatan positif bagi anak-anak RA.
“Kami menyampaikan terima kasih kepada KPID Bengkulu yang telah menggandeng Kementerian Agama dalam menyelenggarakan kegiatan ini. Ajang seperti ini tidak hanya menjadi wadah mengembangkan kreativitas anak, tetapi juga membentuk karakter, rasa percaya diri, serta menanamkan nilai-nilai kebangsaan sejak usia dini,” katanya.
Di kesempatan yang sama, Kepala Dinas Komunikasi, Informatika dan Statistik Provinsi Bengkulu, Nelly Alesa, menyampaikan dukungannya terhadap kegiatan tersebut. Menurutnya, kolaborasi lintas instansi dalam memberikan ruang kreativitas bagi anak merupakan langkah yang patut diapresiasi.
“Kegiatan ini menunjukkan bahwa pembinaan generasi muda dapat dilakukan melalui pendekatan yang menyenangkan. Kami berharap anak-anak tidak hanya tumbuh menjadi pribadi yang kreatif, tetapi juga menjadi generasi yang cerdas, berkarakter, dan mampu memanfaatkan media secara positif di era digital,” ujar Nelly.
Melalui kolaborasi antara KPID Bengkulu, Kementerian Agama Kota Bengkulu, dan Pemerintah Provinsi Bengkulu, rangkaian peringatan HUT Kemerdekaan RI ke-81 diharapkan menjadi momentum untuk menanamkan nilai-nilai nasionalisme, kreativitas, serta kebersamaan kepada generasi penerus bangsa sejak usia dini.
Sambut HUT RI, KPID & Kemenag Gelar Lomba Tari dan Mewarnai
By Admin
Langganan:
Postingan (Atom)

